3 Langkah Efektif Menulis Iklan FB Ads Yang Powerful

Berbicara tentang online marketing, maka kita akan berbicara tentang audience atau calon prospek. Siapa orang yang akan kita target dengan strategi marketing kita. Seharusnya kita akan mencari orang atau prospek yang spesifik yang sesuai dengan market untuk produk kita. Kita tidak akan menyasar ke semua orang tanpa kecuali karena itu akan sia2 dan effort kita akan banyak terbuang tanpa hasil. Nah, jenis orang atau prospek yang spesifik inilah yang biasa disebut dengan “Target Market“.

Mereka adalah orang yang punya peluang besar untuk menjadi prospek atau buyer produk kita.

Namun jauh sebelum kita berpikir bagaimana cara membuat mereka membeli dari kita, atau join dengan bisnis kita, kita harus belajar dulu bagaimana cara berkomunikasi dengan mereka. Online Marketing adalah suatu teknik bagaimana mendatangkan audience untuk mau melihat penawaran kita. Bagaimana mendatangkan audience sehingga mereka mau nge-klik iklan kita karena mereka tertarik dengan iklan kita yang dijalankan secara online.

Setelah mereka datang melihat iklan atau penawaran kita maka tahap selanjutnya adalah bagaimana membuat mereka mau membeli produk kita atau join bisnis kita. Tahapan membuat prospek atau audience mau membeli produk kita atau join bisnis kita, itu adalah tahapan selanjutnya yang disebut dengan Selling. Hal itu akan kita bahas tersendiri di artikel lain, karena kali ini kita akan berdiskusi tentang bagaimana mendatangkan prospek. Itu dulu!

Untuk membantu anda supaya dapat menarik prospek lebih banyak dan membuat mereka mau nge-klik iklan anda…kali ini akan kita bahas 3 tahap menulis iklan di Facebook yang super powerful. Ini bakalan seru banget!

Ok, kita mulai dengan tahap 1.

1. Kenali masalah dan problem calon prospek (Identifikasi masalah)

Sebelum membuat sebuah iklan, perlu dipahami bahwa kita harus tahu dulu apa sebenarnya masalah yg dihadapi oleh calon prospek kita. Tentukan dulu siapa target market kita, lalu identifikasi apa masalah atau problem yg dihadapi oleh target market kita itu. Tanpa tahu masalah atau problem yg dihadapi oleh audience kita maka iklan kita nggak akan tepat sasaran.

Konsepnya adalah bahwa produk kita atau bisnis kita harus bisa menjadi SOLUSI atas masalah yang dihadapi calon prospek kita. Tanpa mengetahui masalah yang dihadapi oleh audience kita maka kita nggak akan tahu apakah produk kita memang bisa menjadi solusi buat mereka atau tidak. Jika tidak bisa menjadi solusi maka iklan atau penawaran kita akan sia-sia saja karena tidak akan dilirik oleh orang.

Ok, kita tentukan dulu target market kita. Sebagai contoh disini kita akan menggunakan pebisnis MLM sebagai target market kita. Selanjutnya mari kita buat daftar apa saja masalah yg dihadapi oleh pebisnis MLM :
– penolakan
– kekurangan prospek
– kehabisan daftar nama
– mencari downline
– downline banyak keluar
– prospek tidak datang ke pertemuan
– tidak bisa membagi waktu ke pertemuan
– tidak tahu cara presentasi
– tidak tahu cara memulai pembicaraan dg orang baru
– kehabisan uang
– tidak ada dukungan keluarga
– tidak berani mengundang orang
– diejek oleh teman
– sulit mencari downline yg aktif
– sulit melakukan duplikasi
– dicuekin upline
– tidak tahu cara closing
– downline tidak semangat
– tidak tahu cara prospek orang tak dikenal
– tidak mampu membuat blog
– tidak bisa membuat website

Silakan anda tambahkan sendiri. Hal-hal itu sering terdengar bukan ? Tanpa mengenal target market kita maka kita akan menyasar siapa saja untuk kita prospek dan tawarkan bisnis kita.

Hasilnya ? Jelas : P E N O L A K A N…!  Orang nggak akan respon dengan iklan kita.

Dengan cara yg sama kita bisa membuat daftar problem apa yang dihadapi dengan target market yang lain. Misalkan untuk produk weight loss maka target market kita adalah orang yang ingin menurunkan berat badannya dengan cepat. Silakan buat daftar apa saja masalah yg dihadapi target market ini dan apa saja hal2 yg diinginkan atau menjadi harapan mereka.

2. Buat daftar keinginan (desire) atau benefit yang didambakan oleh target market

Selanjutnya tetap dengan target market yg sama diatas, kita buat daftar apa saja yang menjadi keinginan, cita2, atau hal2 yang didambakan/diinginkan oleh target market kita :
– mendapat lebih banyak prospek
– bisa melakukan duplikasi
– uang yg lebih banyak
– penghasilan yg meningkat
– bisnis dari rumah
– kebebasan waktu dan finansial
– dukungan upline
– tim yang berkembang
– kenaikan peringkat
– recognition
– bonus yang makin besar
– meningkatkan penjualan produk
– penambahan downline baru
– menguasai cara presentasi
– mampu menulis iklan dengan efektif
– membuat blog yang menarik
– dll.

Silakan anda tambahkan sendiri.

Ok, sekarang kita sudah tahu apa saja masalah dan problem yg dihadapi target market kita demikian pula kita sudah tahu apa keinginan maupun benefit yg diinginkan target market kita. Sekarang, bagaimana caranya kita menghubungkan ke dua faktor itu dengan iklan yang akan kita buat.

Ada hal yang harus diingat yaitu bahasa iklan. Ketika kita menargetkan orang atau target market tertentu sebagai tujuan iklan kita, maka kita harus berbicara dalam bahasa mareka. Maksudnya jika kita menggunakan bahasa, atau istilah2 yang tidak dimengerti oleh orang atau target market kita maka besar peluang mereka tidak akan merespon atau tidak akan mau nge-klik iklan kita karena mereka tidak paham apa yg kita maksudkan.

Maka tahap selanjutnya kita akan bahas bahasa apa yang harus kita gunakan dalam iklan kita.

3. Gunakan kata dan istilah yg dipahami audience kita

Ok, di awal kita sudah tentukan bahwa target market kita adalah pebisnis MLM. Maka istilah2 apa yang biasa digunakan dan dipahami oleh mereka ?

Kita buat daftarnya dibawah ini :

– downline
– upline
– rekrut
– compensation plan
– home meeting
– naik peringkat
– cross line
– diamond
– one on one
– demo produk
– prospekting
– presentasi
– follow up
– daftar nama

Cukup jelas bukan? Kelihatannya koq prosesnya cukup panjang ya. Betul, ada effort yang harus kita lakukan disini. Namun sekali anda menguasai teknik ini, anda akan mampu menjual apapun.

Selanjutnya, bagaimana kita akan menggunakan informasi ini untuk membuat iklan yang menyasar target market kita.

Ingatlah bahwa Target Market adalah orang2 yang punya peluang besar akan membeli produk kita. Dalam hal ini target market kita adalah pebisnis MLM.

Namun kategori pebisnis MLM masih cukup luas. Ada pebisnis pemula yg masih punya semangat tinggi dan belum merasakan hambatan2 atau problem2 di bisnis ini.

Namun suatu saat nanti pastinya mereka akan merasakan juga problema ataupun kendala2 yg dihadapi di bisnis MLM dan pada akhirnya mereka juga akan mengalami masalah2 yg sudah kita buat daftarnya diatas.

Oleh sebab itu target market kita sebenarnya adalah mereka yang sudah mengalami, sudah menemukan kendala dalam perjalanannya di bisnis ini. Bukan orang2 yang baru saja join, masih bersemangat dan belum berpengalaman dengan pikiran bahwa bisnis ini cukup mudah.

Masuk akal ya? Ini adalah teknik bagaimana kita bisa memahami target market kita dan mencari apa yang benar2 menjadi kebutuhan mereka.

Kini tibalah saatnya kita membahas bagaimana cara menerapkan informasi tadi kedalam iklan kita.

Pertama adalah bagaimana formula membuat judul iklan atau headline iklan yang powerful :

Gunakan Formula : “BAGAIMANA CARA + [KEINGINAN]+ TANPA + [PROBLEM]”

[Keinginan] : diisi dengan kata yg kita dapat dari daftar keinginan audience diatas.

[Problem] : diisi dengan kata yg kita dapat dari daftar problem yg dialami oleh audience kita.

Gabungkan kedua hal tersebut dengan menggunakan formula diatas.

Contoh :

– “Bagaimana cara mendapatkan calon prospek tanpa penolakan”
– “Bagaimana cara mendapatkan calon prospek tanpa kehabisan daftar nama”
– “Bagaimana cara menambah bonus tanpa presentasi yg melelahkan”
– “Bagaimana cara presentasi bisnis tanpa bertemu muka”
– “Bagaimana cara membuat blog tanpa belajar hal teknis yang ribet”
– “Bagaimana melakukan prospekting tanpa harus jago bicara”

Silakan anda tambahkan sendiri. Model headline iklan diatas pastinya akan menarik perhatian orang2 atau audience dari kalangan pebisnis MLM dan jika dilakukan dengan benar besar kemungkinan mereka akan nge-klik iklan kita.

Trik sederhana ini akan membantu kita mampu dengan cepat membuat iklan yang powerful dan dapat menarik target market kita.

Silakan anda praktek dengan membuat beberapa kalimat iklan yang menggunakan formula diatas, cobalah untuk bereksperimen dengan berbagai macam kombinasi hingga anda mahir menggunakan formula tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
Gabung Dengan Team Saya ? Silakan Klik tombol ini >>>Send Request