Ajaib…Anak Ini Bisa Melihat Tanpa Mata!

ben underwoodBen Underwood adalah sebuah inspirasi. Ia seorang anak laki-laki yang kehilangan penglihatannya pada usia 3 th karena kanker mata yang dikenal dengan ‘retinoblastoma’.

Pada umumnya orang buta akan menggunakan tongkat untuk berjalan atau menggunakan tangannya untuk mencari suatu benda. Namun Ben benar-benar berbeda. Ia belajar mengenali benda atau menentukan arah menggunakan “sonar” serupa dengan cara ikan lumba-lumba berenang di laut!

Bagaimana caranya mengenali lingkungan sekitarnya ? Caranya adalah dengan mengeluarkan suara “klik”, yang akan memantulkan echo dari benda-benda disekitarnya yang membantunya menentukan lokasi, sedemikian akuratnya sehingga agak sulit dipercaya kalau ia sebenarnya buta.

Ben sama sekali tidak menjadikan kondisinya sebagai suatu kelemahan yang menghalanginya untuk melakukan berbagai hal yang diinginkannya. Dengan kemampuannya itu ia dapat melakukan hal yang biasa dilakukan orang ‘normal’ yaitu berlari, bermain basket, naik sepeda, roller blade, sepak bola, dan banyak lainnya. Ia pergi ke sekolah layaknya anak lain seusianya dan melakukan aktifitas di sekolah seperti anak-anak normal lainnya.

Ben menggunakan apa yang disebut dengan “Human Echolocation” yaitu kemampuan manusia untuk menentukan obyek disekitar kita dengan merasakan gema yang dipantulkan oleh obyek/benda disekitar kita lewat indera pendengaran. Caranya dengan selalu aktif membuat suara-suara seperti misalnya menghentakkan kaki, memukul kaleng, menjentikan jari, atau mengeluarkan suara dari mulut, dan lain lain.

Ben Underwood adalah satu-satunya orang di dunia yang bisa melihat dengan menggunakan ‘echolocation’. Demikian baiknya kemampuan echolocation Ben ini sehingga ibunya Aquanetta Gordon dan kakaknya sama sekali tidak memberikan perlakukan khusus kepada Ben.

Hal yang luar biasa dari Ben adalah ia tidak pernah menggunakan anjing penolong atau tongkat! Ia bahkan tidak menggunakan kedua tangannya. Ia “melihat” betul-betul hanya dengan menggunakan suara : membuat decakan dengan lidahnya, yang suaranya akan memantul dari obyek didekatnya. Secara ajaib, telinga Ben bisa menangkap suara pantulan (echo) dari benda tersebut dan ia dapat dengan tepat menentukan lokasi benda tersebut.

Selama 2 tahun terakhir, Ben telah tampil di berbagai acara TV di seluruh negri, melakukan perjalanan dari Jepang hingga ke Inggris untuk bercerita tentang kehidupannya yang banyak menginspirasi orang. Ia berenang dengan lumba-lumba di San Diego, surfing di Hawai, dan memukau Oprah Winfrey. Berteman dengan ikon musik Stevie Wonder, yang mengunjunginya di Elk Grove.

Namun kemampuan manusia ada batasnya. Aquanetta Gordon juga menyadari bahwa anaknya tidak akan lama lagi usianya. Menjelang kematian Ben anaknya, ini yang ia katakan : “Pergilah nak, kamu bisa segera pulang. Nanti kalau kamu sudah sampai di surga, tolong bilang pada Tuhan agar menyediakan satu tempat disampingmu. Tempat itu buat ibumu ya..”. Satu jam setelahnya Ben meninggal dunia, meninggalkan semua orang yang terinspirasi olehnya.

Setelah perjuangan panjang Ben melawan kanker akhirnya ia harus menyerah. Ben Underwood  meninggal  pada 19 Januari 2009 lalu di usia 16 th di tengah-tengah keluarganya.

Sumber : www.benunderwood.com

BANNER FREE MEMBER

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
Gabung Komunitas Belajar Bisnis Online yuuk...hub. 0818856201