Teknik Mendapatkan Hot Prospek dan Follow Up

Di bisnis network marketing kita tahu yang menjadi darah bagi jalannya bisnis kita adalah adanya aliran prospek yang terus menerus. Nggak ada prospek, berarti bisnis kita nggak jalan alias nggak akan tumbuh!

Sekarang pertanyaannya : bagaimana caranya mendapatkan calon prospek secara terus menerus sedangkan jumlah teman atau orang yg kita kenal langsung sangat terbatas ?

Nah jika anda punya pertanyaan seperti diatas maka artikel ini untuk anda.

Secara umum kegiatan prospekting offline kalau di MLM adalah sebagai berikut :

1.Bikin janji >>> 2.Persentasi >>> 3.Follow up >>> 4.Closing

Kalau dengan cara ONLINE alurnya adalah :

1.Trafik >>> 2.Seleksi >>> 3.Follow up >>> 4.Closing

Tahap no.1-3 bisa dijalankan secara otomatis sehingga yang kita dapatkan adalah calon prospek yang memang benar2 berminat dengan penawaran kita.

Sedang no.4 biasanya tetap perlu pendekatan offline.

TRAFIK

Trafik adalah suatu cara mendatangkan orang sebanyak mungkin supaya melihat penawaran atau produk kita di internet. Tujuannya cuma satu : mendapatkan eksposure atas produk kita. Secanggih atau sehebat apapun produk kita kalo nggak ada orang yg lihat ya percuma saja, nggak akan ada yg mau beli.

Media yang digunakan bisa macam2, bisa website, social media, foto, dll. sedangkan metode yang digunakan bisa iklan berbayar maupun gratis, google seo, posting status FB, email, dll.

Trafik ada yang gratis ada yang berbayar. Yang gratis contohnya pakai teknik artikel SEO Google, posting status di Facebook, dll. Metode Gratis bukannya tanpa biaya sama sekali, ada yang harus kita bayar yaitu berupa waktu kita. Cara gratis modalnya adalah ketekunan dan kesabaran.

Bagi yang kurang sabar dan pengin cepat melihat hasilnya ya gunakanlah cara berbayar. Contoh cara berbayar adalah Facebook Ads, Google Ads, dll.

 

SELEKSI

Setelah orang datang melihat iklan kita apa yang harus dilakukan selanjutnya ?

Kita berusaha mendapatkan DATA KONTAK  calon prospek tersebut! Tujuannya untuk apa?

Tujuannya supaya bisa kita follow up dikemudian hari. Orang2 yang bersedia memberikan data kontaknya pada kita berarti orang tersebut adalah orang2 yang berminat untuk tahu lebih jauh tentang penawaran kita.

Oleh sebab itu, di dalam penawaran kita misalnya website kita, harus ada Call to Action yaitu instruksi apa yang harus dilakukan pengunjung di website kita supaya kedatangan pengunjung tersebut tidak sia-sia. Karena sekali pengunjung tersebut meninggalkan website kita, bisa jadi dia nggak akan pernah mengunjungi website kita lagi.

Artinya, tanpa ada Call to Action kita akan kehilangan peluang melakukan follow up dikemudian hari.

Contoh call to action adalah meminta pengunjung memasukkan data mereka (nama, no.HP, email, dll.).

Tentunya kita tidak begitu saja meminta data kontak mereka tanpa imbalan apa2 alias gratis. Supaya orang tertarik dan mau memberian data kontaknya maka kita berikan imbalan berupa hal-hal yang bermanfaat. Contoh : dengan memberikan Free Ebook, Tips-tips bisnis, Tutorial gratis,dll.

Bagaimana cara melakukan proses ini ? Yaitu dengan memasang sebuah form isian (biasa disebut dengan Capture Page) dimana kita meminta orang untuk mengisikan nama, email, atau no.hp dengan imbalan bonus gratis tertentu.

Jadi orang yang melihat iklan kita akan diberikan sebuah link menuju ke Capture page kita. Disana akan ada penawaran Bonus gratis jika orang mau mengisikan nama dan email mereka.

Bonus gratis ini biasa dikenal dengan istilah Lead Magnet.

Contoh capture page :

 

Diatas adalah sebuah contoh capture page dimana si pemilik capture page menawarkan sebuah ebook tentang tips bagaimana cara mendatangkan 25 ribu pengunjung per bulan ke website kita. Apabila kita memasukan email kita ke form tersebut maka ebook secara otomatis akan terkirim ke email kita dan si pemilik capture page akan mendapatkan data kontak berupa email kita.

Pada contoh ini lead magnetnya berupa ebook gratis tentang cara mendatangkan banyak pengunjung ke website kita.

Lead magnet yang kita tawarkan harus yang bernilai tinggi (high value product/information) dan berhubungan dengan bisnis kita ya, jangan yang lain. Bisa nggak nyambung nanti. Contoh : bisnis kita menjual produk obat pelangsing maka bonus gratisnya bisa berupa “Tips menurunkan berat badan dalam 7 hari” misalnya. Jangan kita kasih bonus nya berupa ebook tentang cara membuat website misalnya….ini kan nggak nyambung!

Ingat..! Seberapa banyakpun trafik yang berhasil kita datangkan, tidak akan ada artinya jika kita tidak berhasil menangkap data kontak mereka. Ingat tujuan kita apa? Mendapatkan data kontak!

Itulah yang harus menjadi fokus kita.

Secara tidak langsung sebenarnya disini kita sedang melakukan proses SELEKSI. Pengunjung yang datang kita seleksi mana yang memang betul2 berminat dan mana yang hanya sekedar tertarik saja karena melihat gambar iklan kita bagus misalnya.

Dengan proses SELEKSI ini jika dilakukan dengan benar maka kita akan mendapatkan calon prospek yang punya potensi tinggi untuk kita follow up dan berpeluang besar untuk terjadinya CLOSING.

Dari proses seleksi ini selanjutnya kita sudah bisa melakukan FOLLOW UP.

 

FOLLOW UP

Pengunjung sudah datang melihat penawaran kita, lalu sudah kita lakukan seleksi dan didapatkan pengunjung yang tertarik dengan penawaran kita dan mau mendapatkan informasi tambahan dari kita.

Selanjutnya apa yang harus dilakukan ?

Kita jalin hubungan dengan calon prospek kita. Mereka adalah calon prospek kita, audience kita yang harus kita layani dengan sebaik-baiknya.

Ada beberapa manfaat dengan membagikan konten kepada audience/calon prospek kita :

1. Menjalin hubungan dengan calon prospek
Kita lakukan edukasi dan bangun relationship dengan mereka. Inilah saatnya kita melakukan branding yaitu dengan memberikan informasi atau konten2 bermanfaat kepada audience kita.

Biarkan calon prospek mengenal kita lewat konten2 yang kita bagikan. Semakin bermanfaat konten yang kita bagikan semakin tinggi authority kita dimata calon prospek.

2. Melakukan penjualan melalui konten
Kita dapat menyelipkan beberapa penawaran penjualan produk dalam konten kita. Kita dapat memberikan link jualan produk yang berkaitan dengan konten yang sedang dibahas.

Misalnya kita sedang membahas tips2 menurunkan berat badan, kita dapat merekomendasikan produk kita kepada calon prospek sebagai salah satu solusi.

3. Melakukan edukasi kepada calon prospek
Salah satu fungsi follow up adalah melakukan edukasi kepada audience tentang hal-hal yang berkaitan dengan bisnis kita.

Contoh dalam bisnis MLM maka ketika kita anggap calon prospek sudah cukup paham dan informasi yang kita kirimkan sudah cukup memberikan pemahaman kepada calon prospek, maka sudah saatnya kita tawarkan kesempatan kerjasama dengan team kita alias mengajak calon prospek untuk join di bisnis MLM kita.

Apa Saja Jenis Konten yang Dapat Digunakan?

Banyak jenis –jenis konten yang dapat Anda gunakan untuk mempersuasi prospek Anda. Namun, biasanya konten yang dapat Anda gunakan terbagi menjadi 3 jenis konten, yaitu:

a.Edukasi
Konten ini akan memberikan informasi-informasi yang dapat mengedukasi pengunjung atau audience Anda. Sehingga, mereka akan mendapatkan ilmu atau informasi baru ketika mendapatkan konten dari Anda.

b.Inspirasi
Sedangkan untuk jenis ini, isi kontennya dapat menginspirasi prospek Anda untuk bergerak dan menjalankan aktivitas keseharian mereka.

c.Hiburan/Entertainment
Jenis konten ini akan banyak membagikan cerita-cerita atau gambar yang lucu kepada prospek Anda dengan tujuan untuk menghibur mereka dan juga membangun hubungan baik dengan Anda. Dapat berupa kisah, cerita, video, atau gambar.

Bagaimana cara melakukan follow up?

Dalam melakukan follow up, saya menggunakan sistem email otomatis yang biasa disebut dengan Autoresponder.

Autoresponder adalah layanan pengiriman email otomatis yang punya kemampuan mengirimkan email dengan aturan sesuai dengan keinginan kita. Contohnya autoresponder ini bisa kita atur untuk mengirim email secara otomatis setiap kali ada orang yang mendaftar di form registrasi (capture page) kita.

Selanjutnya autoresponder juga bisa kita atur untuk mengirim email tiap 2 hari atau 3 hari (terserah kita) setelah calon prospek menerima email yang pertama.

Kita juga bisa mengirimkan broadcast email yaitu ketika kita ingin mempromosikan produk baru ke seluruh orang yang ada di daftar email kita, maka sekali klik email promo kita bisa langsung terkirim ke
semua daftar email calon prospek kita.

Bedanya apa dengan email biasa? Misalkan kita punya daftar prospek 10,000 orang, dengan autoresponder kita bisa ngeblast email ke semua prospek dengan sekali kirim email tanpa dianggap spam oleh provider email kita.

Banyak sekali penyedia jasa autoresponder yang bisa kita gunakan misal dari lokal kirim.email, profitsender, mulxim, dll. Sedangkan yang dari luar contohnya : getrespons, mailchimp, aweber, dll.

Sampai disini saya rasa anda sudah punya gambaran yang cukup tentang apa dan bagaimana menjalankan bisnis MLM dengan lebih efektif. Anda sudah punya gambaran bagaimana seharusnya kita menjalankan bisnis MLM secara online, tips dan trik yang bisa diterapkan dalam bisnis MLM
online.

Take Action sekarang dan sampai jumpa di jalur sukses anda!

Salam sukses!

Teguh Haryono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
Gabung Dengan Team Saya ? Silakan Klik tombol ini >>>Send Request